Satu paket Cinta yang berkesan

Saya memiliki kesemptan berkunjung ke sebuah blog lama yang terlantar. Blog tersebut saya tinggal karena kehilangan kunci untuk mengaksesnya kembali.  Blog ini menjadi sedemikian merana. Saya menemukan rumput telah tumbuh di mana-mana, kusam dan mulai berlumut. Eh salah, maksud saya, saya menemukan sebuah tulisan yang cukup berkesan ketika prosesi “besuk” tersebut. Sehingga saya putuskan untuk menpublish ulang di blog terbaru saya kali ini. Tulisan ini saya revisi sedikit. Saya kontruksi ulang tiga tulisan menjadi satu. Semoga tulisan ini mampu membawa manfaat, setidaknya bagi saya pribadi.

***

Pagi ini benar-benar menjadi pagi yang penuh kesan. Selain saya mendapatkan khabar baik seputar perkembangan beasiswa. Saya juga mendapatakan informasi yang luar biasa dasyatnya. Ya, sebuah undangan pernikahan seorang sahabat. Bukan sahabat biasa. Beliau sahabat seperjuangan saya di Departemen Biologi IPB -Hmmm, sebuah perjuangan. Pantaskah ia dikatakan sebuah perjuangan. Tak pantas rasanya. Mungkin belum dan akan terus diperbaiki hingga menjadi pantas untuk dikatakan demikian-.

Beliau ketua kami dalam perjuangan itu. Begitu banyak hal yang patut dikenang. Berharap agar sejarah bisa mencatat dan menyimpannya secara rapi dalam aliran darah jiwa yang bersaksi. Beliau, seorang putra padang yang berdarah kehanifan islam. Sungguh patut menjadi sahabat untuk semua  orang. menentramkan dan mampu masuk ke semua jenis “habitat” pergaulan kami di departemen semasa kuliah dahulu. Hmm……sayapun belajar banyak dari beliau akan hal ini. Saya ingin menjadi…….

Hinggah suatu masa terlontar doa agar beliau mendapatkan penggenap dien yang pantas. Bahkan sayapun pernah berinisiatif memberikan beliau dukungan untuk melamar seorang sahabat yang dalam pandangan saya amat cocok untuk beliau. Meski saat itu dengan gaya bercanda, namun saya merasa yakin jika beliau menanggaoinya dengan serius sebagai sebuah masukkan. Bahkan saya curiga, jangan-jangan suasana hati beliau sedang bergelora sama seperti suasana sahabat Ali R.A ketika ditanya oleh sahabat Abu Bakar R. A. saat melamar beliau untuk putri Rasulullah SAW. Waulahu’alam.

“Dan semua penghuni langit mendoakan kebaikan untuk orang-orang yang sholeh. maka kemudian Allah-pun mengokohkan kehedak Nya atas mahkluNya”.

dan pagi ini, terjawab sudah siapa yang pantas untuk beliau. Ya…Bidadari beliau (insya’allah) juga seorang sahabat yang berada dalam satu perjuangan dengan kami. Sahabat yang patut dikenang dalam barisan orang-orang yang terjaga amalnya (semoga ya rabb). Seorang sahabat yang juga mendapat tempat diragam hati teman-teman wanita sekelas kami dahulu. Hal itu terbukti dengan gelar senada yang beliau terima dalam penobatan yang dilakukan angkatan kami dalam buku tahunan.

“memang orang yang baik akan mendapat yang baik” sebuah komen teman saya saat mengkhabarkan berita pernikahan mereka berdua kepada saya.

Semoga Allah curahkan keberkahan atas kalian ya suadara ku. Maka tiba-tiba aku ingin menjadi pencuri. Satu saja yang ingin ku curi dari kalian, dimana proses pencurian ini tak akan mengurangi jatah atas kalian: ya, ingin ku curi percikan berkah atas proses paling sakral dan suci ini…..semoga aku sukses menjadi pencuri ini, amin ya Allah.

Sayapun langsung mengklik tombol reply pada laman email tersebut. Kegembiraan saya meluap-luap menjadi banjir ekspresi. Banjir itu menjadi bendungan kata yang saya hadiakan sebagai kado buat mereka berdua:

***

DAN KADO ITU: SEBUAH TAZKIRAH

Menjadi rindu saya dengan mu, sahabat.

Moga ini berkah yang mengalir, memekarkan kuncup bunga.

Bunga untuk ditabur saat penyambutan keluarga rabbani selanjutnya….dan buatlah para bidadari dan penghuni syurga cemburu pada kalian…..

pagi ini menjadi pagi yang indah…..sebuah undangan penghantar prosesi sumpah setara akad jual beli nyawa seorang hamba pada Rabbnya, tlah saya terima.

Sungguh, moga keberkahan itu mengalir untuk kalian berdua….dikumpulkan kebaikan diantara keduanya yang tersebar, maka jadilah telaga keberkahan di tengah umat yang beraharap sama…..

sebuah keberkahan yang berkelajutan…….

Saudaraku…..kau sungguh berani, ini yang membuat ku cemburu pada mu

doakan agar keberanian itu singgah di hati saya……..berani untuk menjadi lebih baik
lalu menjadi pantas untuk bersumpah setara nyawa pada Rabb kita…….

Mari kita lahirkan generasi robbani dari rahim keluarga yang dibangun dengan penuh berkah:
Sebuah keluarga nabi ibrahim dalam keluarga kita

insya’allah

***

meski kami berada di kota yang sama, namun pertemuan kami sudah terbilang langkah. Tidak sesering saat kuliah dahulu. Saat itu saya benar-benar rindu mereka. Rindu membawa cemburu atas kebaikan yang mereka peroleh. Cemburu yang kemudian menahan rasa harap untuk duduk lama dan menemani hati saat melantunkan doa-doa.

***

dan tak selang beberapa waktu beliaupun membalasnya: dalam email yang berjudul:

BALASAN

bergetar hati ni..
merinding rambut-rambut dipunuk dan kaki tangan ana..
membaca tazkirah antum ya akhie..
subhanallah..
Ana juga merindukan antum..
menjabat tanganmu dan berbagi kabar..
karena Allah jua yg menetapkan sgala hal dalam kehidupan kita..
Dia yang menghadirkan cinta dalam diri kita..
cinta yg juga hanya baginya..yang senantiasa kita pelihara seekuat tenaga agr hanya bagiNya saja..
begitu juga cinta ana pd ikhwafillah dan jg antum ya akhie..
Ana uhibbuk..
Allahhummassyad!
ya Allah aku mencintai saudaraku ini karena Mu..
saksikanlah ya Rabb..

semoga segera menyusul ya Akhie..
kabari ya..begitu jua kalo nanti brangkat ke luar negeri.. (sendiri dulu ato didampingi..;-))
dan tetap jaga silaturahim ini..
saling mengingatkan dan mendo’akan selalu..

sahabatmu..
~rp

saya haru. Saya kumpulkan tulisan ini. Semoga ini tidak menjadi bagian dari pekerjaan yang sia-sia. Semoga ini menjadi rantai kebaikan meski dia kecil nilainya. Rabb jadikan kami dalam perkumpulan orang yang dicurahkan ridho Mu. Amin.

melalui tulisan ini ingin saya sampaikan padamu, wahai saudara. Bahwa doamu telah datang menyapaku di akhir-akhir bulan ini. Semoga akupun menjadi demikian. Karena kita ingin melihat keluarga Ibrahim dalam keluarga kita suatu saat nanti. Amin ya Rabb.

(Sebuah sudut di lab BIORIN, bogor awal Juli 2009. dan direvisi di debuah sudut lab DKU, Cheonan, Korea)

One thought on “Satu paket Cinta yang berkesan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s