A note: Perjalanan menuju WSK orientation and kick of 3rd batch

Tanggal 12 Desember 2010

Undangan acara pertama WSK yang akan diselenggarakan hari jumat tanggal 3 Desember yang lalu sudah saya terima via email beberapa minggu yang  lalu. Berhubung hari jumat adalah hari kerja dan saya haru sholat jumat pada pukul 13.00, maka saya belum bisa memastikan dapat hadir atau tidak dalam program tersebut. Disisi lain kesibukan di lab menyita perhatian saya selama satu minggu. Alhasil saya tidak sempat merencanakan kepastian kehadiran saya di acara tersebut hingga datang sebuah telpon dari pihak panitia pada tanggal 2 desember.

“Hello, I’m Lee from WSK” sapa sebuah suara dari ujung handphone.

setelah sedikit berbasa-basi, sang penelpon meminta kepastian kehadiran saya pada acara esok hari. Saya sempat bingung dan terkejut. Betapa tidak, saya sedikitpun belum sempat meluangkan waktu untuk merencanakan hal ini. Dengan sedikit tidak yakin, Akhirnya saya menjawab bahwa saya tidak bisa hadir

“So sorry, might be i will not join with the program because i have alot of work at lab”

Setelah percakapan itu berakhir. keputusan saya untuk tidak hadir ternyata malah membuat perasaan tidak tenang. Beban pikiran seakan bertambah-tambah.

Saya meraih mouse untuk mengutak atik layanan online guna memperoleh beberapa informasi yang dibutuhkan otak  “kehausan” saya. Input informasi ini dirasakan  sangat mendesak setara kebutuhan seorang pencandu pada zat addictive-nya.

Berikut informasi yang saya butuhkan untuk berfikir ulang apakah saya harus hadir atau tidak pada acara orientasi WSK yang akan diselenggarakan di National Museum of Korea, Yongsan-gu, Seoul tersebut. Saya tidak ingin jika keberangkatan saya ke acara tersebut  tidak memberi manfaat yang baik bagi aktivitas regili saya. dengan kata lain, semaksimal mungkin keberangkatan saya ke sana harus sekaligus bisa menghantarkan saya ke Itaewon untuk mengikuti sholat jumat.

1. Alamat pasti dari National Museum of Korea. Informasi ini bermanfaat untuk beberapa hal. Pertama sebagai rujukan transportasi jenis apa dan kapan keberangkatan yang paling tepat harus saya pilih mengingat tempat tinggal saya cukup jauh dari Seoul. Kedua, dengan mengetahui alamat lokasi acara dengan tepat, saya bisa memprediksi berapa lama jarak tempuh antara lokasi dan masjid sentral ITAEWON.

2. Jarak tempuh menuju ke masjid sentral itaewon dari museum nasional korea. Alhamdulillah melalui peta virtual yang disediakan oleh perusahaan kereta api korea, saya langsung memperoleh informasi lengkap yang saya butuhkan. Informasi yang saya peroleh berupa jarak tempuh, waktu dan biaya yang akan dikeluarkan bila menggunakan sub way. Semua info penting itu saya peroleh hanya dengan dua kali klik. Subhanallah, canggih sekali ya🙂. ternyata jarak antara museum dan masjid hanya 15 menit. Di korea, sejuah ini, informasi yang berkenaan dengan waktu bisa kita percaya. Ibarat kata, waktu yang diinformasikan -inshaAllah- sesuai dengan kenyataannya.

dari dua informasi itu, saya tidak perlu berpikir lebih lama lagi untuk segera menelpon balik panitia WSK dan meralat jawaban saya.

” saya inshaAllah bisa hadir pada acara perdana WSK esok hari”.

persiapan selebihnya saya komunikasikan dengan beberapa teman kota tetangga yang kebetulan merupakan anggota WSK angkatan 3.

tanggal 3 Desember 2010

Mahasiswa yang akan berangkat menuju acara yang sama pada hari H dari cheonan ada tiga orang. Dua diantaranya adalah peserta WSK angkatan ke tiga. Dua diantaranyapun akan menerima penghargaan sebagai the best blogger dan the noteable bloger, barakallah untuk Febi dan hasrul.

Kami memilih berangkat dengan menggunakan kereta cepat (누리로) pada pukul  06.21 pagi KST dari stasiun Cheonan.

tiket kereta cepat 누리로, mudah2an diganti ongkosnya🙂

subhanallah, cepat dan nyaman, dan tidak pakai ngaret🙂. dari penjelasan hasrul yang ” spekulatif”,  jenis kereta ini jika berada di Indonesia mungkin hanya bisa dijumpai pada kereta-kereta yang melayani perjalanan jarak jauh dengan kategori  eksekutif🙂. wah ide menarik nih. bisakah disimpulkan jikalau kemakmuran suatu negara berbanding lurus dengan jenis kereta yang mereka gunakan untuk sarana publik?. (udah ah lewati dulu. Bukan waktunya untuk membahas hal tersebut)

GEN
Gerbong yang menghantarkan kami. makmur ya🙂. Gamsahamnida🙂

karena asyik mengobrol, kami tidak sadar jikalau kereta sudah sampai Yongsan, bahkan berhenti untuk waktu cukup lama di stasiun tersebut. akhirnya kami harus berhenti di stasiun selanjutnya, Seoul Yok, dan berbalik arah dengan menggunakan sub way. Nambah lagi donk ongkosnya😦.

Yongsan yang terlewati🙂

akhirnya sampai juga kami di Musuem Nasional, korea

National Museum of Korea.

Setelah acara ini berkahir tepat tpuku 12.30 KIST.

Kami langsung bergerak menuju itaewon untuk mengikuti sholat jumat berjamaah. Alhamdulillah, meski sempat khawatir tidak bisa bergabung dalam sholat jumat karena kendala teknis yang disebabkan kelalaian pribadi. sekali lagi Alhamdulillah, Allah memberi izin saya memenuhi niat awal sholat jumat di itaewon tersebut.

Alhamdulillah wa subhanallah. Penutup perjalanan yang sangat sempurna.

***

oh iya untuk menuju ke lokasi museum, juga bisa menggunakan sub way dari semua line menuju Inchon, bukan Incheon loh. Kemudian keluar di exit no 2.

Suatu saat saya akan kembali berkunjung. Saya ingin mengenal sejarah korea lebih dalam melalui tempat ini. Jikapun tidak, saya hanya ingin sekeder berkunjung dan menikmati suasana museum yang mega. Saya kira tempat ini dapat menjadi salah satu tempat untuk mencari inspirasi.

Akhirnya saya bisa simpulkan jika museum terbesar ke enam di dunia ini mengesankan. Joayo🙂

finnaly, i concluded that the 6th biggest museum in the world, Korea National Museum, is really awesome place. i do love this site🙂



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s