Tips belanja di emart :)

kali ini saya ingin berbagi tips sederhana berbelanja di Emart (baca imate, pelafazan gaya orang koreašŸ˜€ )

Kemarin saat memeriksa kulkas, saya menemukan stok sembako nyaris tandas. Setelah dipikir-pikir rugi juga menyalakan kulkas ukuran jumbo itu selama 24 jam jika tidak ada isinya. sedangkan sejak beberapa hari yang lalu, niat untuk belanja tidak pernah kesampaian karena masih sibuk di luar kota. maka ketika suhu udara kemarin malam cukup hangat dan saya masih bersemangat untuk keluar. Akhirnya saya tak mau menunda-nunda lagi untuk segara berburu sembako.

Saya segera berangkat setelah memastikan tas sandang dan tas khusus belanja sudah saya siapkan. tips pertama: bawalah tas sendiri untuk membawa barang belanja. di korea, belanja di toko-toko besar serba ada sekelas ramayana dll (duh nyebut merek deh…habis saya tidak menemukan kata-kata lain untuk mengungkapkanĀ  perasaan. maksudnya? dah malam nih…huah ngantuk :)) kantong asoi or kresek akan dikenakan tambahan biaya dari 30 sampai 100 won perkresek. lumayan menghemat jikalau kita menyiapkan tas sendiri. selain itu jikaterlalu sering membawa kresek ke rumah hanya akan menjadi sampah dan menambah penuh dapur yang memang sudah kecil ukurannya. jadi memiliki tas belanja sendiri akan jauh lebih menguntungkan.

tips kedua: belilah barang-barang promosi. salah satu cara produsenĀ  menarik minat konsumen adalah dengan mempermainkan harga. ketika berbelanja, pastikan mata kita lebih awas terhadap barang2 promosi yang biasanya akan memiliki harga yang lebih murah. barang-barang ini dikombinasikan dengan barang lain dalam satu kemasan yang dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan ketika kita membeli barang sejenis secara terpisah. jika beruntung kita akan menemukan barang-barang promosi yang dikombinaksikan dengan barang yang kita butuhkan secara bersamaan. untuk tips kedua ini, jangan terlalu memaksakan diri untuk membeli barang promosi jika barang yang dikombinasikan bukan kebutuhan kita. namun sejauh pengalaman saya, mereka biasanya mengkombinasikan barang-barang promosi dengan barang-barang yang juga kita butuhkan. Mungkin mereka telah melakukan survei kali ya,Ā  sebelum memutuskan barang apa saja yang paling tepat menjadi “teman” promosi produk-produk tertentu. selain itu, untuk pusat belanja tertentu, mereka juga memiliki promo produk-produk tunggal yang tidak dikombinasikan dengan produk lain. di Emart, kita akan menemukan produk-produk yang dilabel “save”. produk dengan label ini juga bisa menjadi alternatif produk yang dibeli untuk memenuhi kebutuhan kita.

peringatan keras: jangan membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan.

saat itu secara kebetulan saya belanja dimalam hari, tepatnya pukul 8.00 pm KST . tips ketiga: belanja dimalam hari ternyata memiliki beberapa keuntungan. selain waktu yang kita gunakan diluar waktu kerja sehingga tidak akan dimarahi proffesoršŸ™‚, kita juga bisa belanja dengan perasaan lebih tenang, tidak terburu-buru. Belanja di malam hari ternyata akan menghantarkan kita untuk menemukan barang-barang murah diluar barang-barang promosi. sebagai contoh saya menemukan pisang seharga 1500 won persisir. Pisang dengan ukuran besar dan berkualitas baik ini menjadi rebutan pembeli saat dilempar dengan harga tersebut. memang cukup fantastik. di sebuah warung yang berlokasi dekat dengan aparteman saya, uang 1500 won hanya bisa ditukar dengan 4 buah pisang saja. bahkan terakhir kali ketika saya membeli pisang di toko yang dimaksud, 1500 won hanya pantas untuk 4 buah pisang yang masih muda. uhmmmm, sudah pasti tidak begitu “matab” rasanya.

contoh lain adalah saya menemukan begitu banyak jenis ikan yang mendadak miring harganya dimalam hari. saya sempat takjub ketika menemukan ikan yang biasa saya beli dengan harga 3.000 won menjadi 1500 sampai 2000 won saja. selain itu ada cumi-cumi yang biasa berbandrol 5000 won menjadi 2500 won. persoalan kesegaran?, mungkin inilah alasan miringnya harga ikan-ikan tersebut. kesegarannya sudah berkurang, namun tidak sampai masuk kategori rusak. masih layak beli karena memang masih segar meski tidak sesegar dipagi hari. hal ini tidak mejadi masalah jika kita punya kulkas atau ingin segera diolah.

mungkin itu dulu tips sederhana dari saya. semoga bermanfaatšŸ™‚.

jika dipikir-pikir jenis toserba seperti ini memang bukan tandingan yang pas bagi pedagang kecil ya. lalu bagimana ya cara yang paling baik untuk melindungin para pedangan bermodal kecil. belum lagi serangan retail kecil yang meniru kosep warung-warung kecil namun didukung dana besar. kasihan dengan para pemilik warung dengan modal kecil. semoga suatu saat akan ada inovasi marketing yang memihak pada pedagang bermodal kecil.amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s