How to reach central mosque, Itaewon Seoul from sub way gate exit 3

Bagaimana menemukan masjid Itaewon dari pintu keluar nomor 3?.

Masjid pusat korea terletak di Itaewon. Itaewon masih belokasi tak jauh dari Seoul bahkan dulu saya mengiranya masih bagian dari seoul, ibu kota negara Korea selatan. Dengan demikian, pada dasarnya lokasi masjid ini sangat strategis. Masjid itaewon sepertinya merupakan hibah dari negara arab saudi. ini sih asumsi saya, karena melihat beberapa fasilitas tambahan diluar masjid utama seperti sekolah TK dan pusat studi islam tertulis nama “princes sultan”. Entahlah, pemilihan nama tersebut menjadikan saya berasumsi ini khas arab saudi🙂, seperti yang terlihat pada gambar

Islamic center

dan sekolah taman kanak-kanak

sekolah TK

***

wah sudah tidak sabarkan, ingin mengetahui cara menjangkau masjid tercinta ini dari exit 3 subway stasiun itaewon ?. Cukup dengan berjalan kaki. keluarlah dari exit 3 yang terletak tepat disebelah kiri eskalator keluar dari bawah tanah

exit 3

lalu naiki tangga. tanpa berbelok terus berjalan lurus. lewati kantor polisi,

kantor polis di dekat pintu keluar di atas subway
susuri troktoar ini
troktoar itu

terus dan jangan ragu untuk terus menyusuri trotoar tersebut sampai terlihat toko kebab turki di sebelah kanan sobat.

toko kebab turki yang bersebelahan dengan arah belokkan kanan menuju masjid

setelah melewati toko ini, sudah pasti jikalau tidak mau mampir🙂, perlambat dan berkonsentrasilah. sobat akan menemukan percabangan troktoar pertama dalam perjalanan ini. Berbelok ke arah KANAN, artinya sobat tidak perlu menyeberang jalan. terlihat belokkan dan percabangan jalan seperti gambar

inilah belokkan pertama sobat

setelah sobat berbelok. Bersiaplah untuk menanjak🙂. bukan tanjakkannya saja yang patut mendapat perhatian lebih. Suasana sepanjang jalanlah yang harus kita waspadai. Ibarat filosofi, jalan menuju kebenaran akan banyak aral melintang yang menghadang.  jalan menuju masjid sentral merupakan contoh faktual filosofi tersebut di kehidupan nyata. Jalan setelah belokkan pertama ini selain menanjak juga bisa ditemukan banyak bar dan diskotik. Sungguh terbuka dan tak malu-malu. Minuman keras bak minuman ringan. Kehidupan malam bak aktivitas rutin kebanyakan manusia. hal ini mungkin disebabkan status itaewon sebagai “internasional village atau kampung internasionalnya korea”. Guna memenuhi permintaan pasar, kehidupan bebas telah menjadi daya tarik tersendiri bagi kota bernasib malang ini (kasihan itaewon). Dengan demikian, perkuatlah sabuk pengaman, eh salah, zikir maksud saya, terlebih jika sobat melewati jalan ini di malam hari.

setelah sobat menanjak dan menyusuri tanjakan seperti ini

tanjakan pertama, banyak2 zikir🙂

kembali perlambat langkah sobat dan amati daerah sebelah kiri,  jalan utama ini akan bercabang tepat ketika sobat merasakan bahwa tanjakkan ini mulai mencapai puncaknya (padahal belum :D), mungkin dalam gambar dapat dijelaskan demikian:

titik ini dan
titik ini dan.....

di titik tersebut berbeloklah dengan cara menyeberangi jalan hingga soabt temukan pemandangan berikut ini,

tempat menyeberang

setelah sobat menyeberang, maka mulailah menyusuri jalan di sisi kirinya untuk berjalan lurus tanpa berbelok kembali. Belokkan yang barusan sobat lakukan adalah belokkan kedua dan terakhir di dalam perjalanan sobat  kali ini. kurang lebih sobat akan melihat jalan yang semakin menanjak setelah belokkan tadi seperti yang tertangkap kamera saya berikut ini. Ups…tapi gambar berikut saya ambil dengan cara membalikkan badan. Jadi sobat akan melihat jalan tersebut seakan sobat sedang dalam posisi ingin meninggalkan masjid kembali menuju belokkan kedua tadi.

jarak terjauh foto ini adalah belokkan kedua tadi. apakah sobat melihat sebuah tikungan pada gambar ini?.

ok. tinggalkan belokkan tersebut, teruslah menanjak. setelah berjalan sobat akan menemukan toko ini

toko di kanan sobat

dan

restoran di sebelah kiri. jarak terjauh dari foto ini adalah gerbang masjid. terlihatkah?.

mendekatlah, selepas restoran tersebut akan sobat temukan toko daging yang merupakan bagian sisi bawah dari komplek masjid. mari bersiap mendaki tanjakan terakhir setelah sobat memasuki gerbang

itu tokoh dagingnya🙂

dan ini gerbangnya

gerbang dari dalam

dan inilah masjid tersebut. sebuah bangunan mega yang berada tepat dipuncak itaewon

demikian….sobat bersiaplah sholat dua rakaat…bismillah



16 thoughts on “How to reach central mosque, Itaewon Seoul from sub way gate exit 3

  1. syaroni says:

    subhanaalloh… ,mas saifulloh di korea kerja ato ngapain? cuma tanya2 mas, mas disana banyak godaan ya,,, mas bisa menahannya ndak?

    1. syahjayasyaifullah says:

      Salam kenal….

      Saya sedang kuliah.
      klo godaan dimana2 pasti juga banyak ya…..tapi memang lebih enak berada di negara yang banyak saudara muslimnya. so pasti Indonesia adalah negara yang paling enak.

      sejauh ini tidak ada yang mengoda saya .:D
      terima kasih kunjungannya.

  2. jeo neun dinda-eo says:

    Assalamu’alaikum…..
    Subhanallah…..Allahuakbar….!!!!
    Besar keinginan saya untuk bisa berdakwah di sana…amiinn….
    ya Allah…Masjid ini sangat indah….

    1. syahjayasyaifullah says:

      Assalamu’alaikum….. Subhanallah…..Allahuakbar….!!!! Besar keinginan saya untuk bisa berdakwah di sana…amiinn…. ya Allah…Masjid ini sangat indah….

      wa’alikum salam wr wb.

      Subhanallah…

      Besar keinginan saya untuk bisa berdakwah di sana…amiinn…. ya Allah..

      jika demikian berusahalah dari sekarang dengan belajar bahasa korea.

      terima kasih atas kunjungannya…

      wasalammu’alikum wr wb

  3. ummu_huzdaifah says:

    Assalaamu’alaikum
    Kalau dari dongdaemun-gu dekat ga dg masjid Itaewon ini? butuh berapa menit? dan naik apa yaa?

    Syukron

    1. syahjayasyaifullah says:

      wa’alikum walamm wr wb
      cukup dekat mbak. Dengan naik subway mbak hanya membutuhkan waktu 23 menit. caranya?. gampang, mbak. carnya pertama bismillah MySpace (pastinya donk....agar berkah)

      dari stasiun dongdaemun mbak menuju stasiun Dongmyo (satu stasiun dari Dongdaemun). Di Dongmyo mbak turun dari kereta dan pindah ke lain 6 (berwarna cokelat). mbak tunggu di koridor tunggu dimana jalur yang mengarah ke stasiun Sindang berada. Stasiun Itaewon adalah stasiun ke enam dari Dongmyo. Sesampai di Itaewon mbak berhenti dan temukan pintu 3. Selanjutnya mabk tinggal praktikkan apa yang sudah mbak baca menuju masjdi itaewon dari pintu KELUAR NOMOR 3.

      Selamat mencoba MySpace.

      syukron telah mampir di rumah maya saya.

      Syukron

      afwan mbak….

      wasalammu’alikum wr wb

  4. FITRI says:

    Assalamualaikum wr wb.

    kakak punya info tentang beasiswa di korea tdk? di Korea kakak tinggal dimana? kak kalau misalnya kita mau jalan-jalan ke korea, tempat menginap yang murah dan dekat dari objek wisata dan dekat dari itaewon di mana ya kak? kalau bisa kakak ngejelasin t4 dan rute-rutenya jugayah!

    affwan kak, aku banyak nanya soalnya info itu penting banget kak!

  5. Fitraldy says:

    Assalamualikum,
    Mhon info dekat-dekat mesjid apa ada hotel yang lumayan bagus, ** atau *** .
    terima kasih atas bantuannya.
    wassalam
    Fitraldy Said

  6. danny ramdany says:

    to=fitri & fitraldy… jangan khawatir penginapan banyak namanya YOGWAN=LOSMEN..hehe murah murah gaann..kira” 30rb-40rb / malem,objek wisata nya banyak..mw t4 dugem,karoke,atau mw ke seoul tower,deket situ klo pngen cepet pake taksi aja murah koq..gk bkalan nipu sopirnya jujur-jujur koq..klik aja di korea-tour guide..suer info nya lengkapp..

  7. ann says:

    Assalamu’alaikum

    Juni lalu kami sempat bacpacker ke Seoul, karena penginapan di daerah jongro insadong kami kesulitan menemukan makanan halal.. Dua hari kami hanya makan mie dari indonesia plus ayam goreng atau telur, hari selanjutnya baru nemu nasi di GS25 yang bisa dipanaskan di microwafe.. Kami dengar di daerah itaewon banyak resto muslim, tapi ngga sempat ke itaewon..

    Februari atau Maret ini kami akan ke Seoul lagi, ada saran penginapan di sekitar itaewon yang murah tapi bersih? syukur-syukur deket sama subway hehe.. kalu penginapan deket sama masjid kan bisa dapet makanan halal tiap hari..

    1. syahjayasyaifullah says:

      Wa’alikum salam wrwb.

      asyik sekali bisa backpackeran ke seoul.

      bagi pengelaman dari persiapan, budgeting sampai eksekusinya donk mbak Ann.

      banyak sekali makanan dengan well-known halal di itaewon. itaewon lokasi dimana central masjid berdiri.

      bahkan ada satu resto milik sister dari indo yang sempat studi dan kemudian menikah dengan brother dari mesir (jika tidak salah) lalu membuka resto dengan nama siti sarah (jika pun saya tidak salah tafsir).

      namun sayang sekali, saya kurang dan belum berpengalaman soal sewa menyewa hotel atau hostel. tapi, dari info selama di Korea, banyak sekali hotel berharga mirip diseluruh Seoul mbak. tinggal pintar-pintar kita mencarinya saja.

      dari obrolan grup saya mendapat info sedikit yang mungkin bisa dirindaklanjuti dengan menggali informasi lebih dalam:

      katanya ini http://www.kimcheeguesthouse.com/..ada. menurut yang memposting link ini bahwa penginapan ini:

      “klo ini gmn tmn2,,nampaknya ckup terjangkau,,and tmptnya bersih http://www.kimcheeguesthouse.com/..ada byk cabangnya,,dongdaemun,myeongdong,seoul station,hongdae,sinchon,,:)”

      atau

      http://www.higuesthouse.com/?m=1

      selamat eksplorasi ya mbak.

      salam.

      NB: serius saya penasaran dengan info seputar backpackerannya mbak.

      1. ann says:

        Asslamu’alaikum Wr. Wb.
        Matur nuwun atas infonya Pak Jaya! I wonder why Paka Jaya kok curious bagaimana backpacker ke Seoul sedangkan sudah pernah tinggal di sana? But anyway saya akan berbagi mungkin bermanfaat untuk yang lain..

        Saya pesan low cost ticket on September 2012, but the flight was on June 2013, sengaja pilih June, selain pertimbangan pekerjaan, keluarga, cuaca, hehe..takut ngga kuat dingin, juga beberapa tempat di Korea lebih cantik saat summer atau spring.
        Untuk hotel saya searching dan browsing melaui agoda, saya bikin list hotel yang sesuai dengan budget lalu saya sortir lagi sesuai lokasi yang paling menguntungkan dan fasilitas yang memadai, akhirnya dapat di Jongnowon, Insadong, dengan harga nett kurang dari Rp. 400 ribu per night, continental breakfast, double bed, AC, kamar mandi air panas/dingin, hairdryer, kulkas, flat TV, elevator, dan dapur yang fasilitasnya siap digunakan.

        Saya juga bikin list destinasi yang saya bisa tuju dengan schedule yang ada, saya pelajari letaknya, how to get there (dengan subway atau bus atau taxi), kapan buka/tutupnya, how much money for entrance. Lalu saya pelajari dengan seksama subway map di Korea, juga bus route, tapi realisasi saya lebih banyak pake subway karena lebih murah dan lebih cepat. Pastikan di setiap lokasi di station mana kita harus turun dan exit berapa kita harus keluar, karena exit subway bisa sampai 15 pintu, bisa kebayang kalau nyasar, hehe.. Setelah itu tinggal menyusun saja schedule harian kemana saja disesuaikan dengan rute perjalanan dan mapping subway.

        Pesawat transit di LCCT selama 3 jam, sengaja saya mengambil flight malam supaya tidak banyak waktu terbuang, berangkat dari Surabaya jam 6 malam, nyampe di Kuala Lumpur 2 jam kemudian, lalu dini hari kami lanjut ke Incheon, nyampe di Incheon jam 08.25. Kami langsung ke Eleven di lantai dasar beli T-Money 2.500 KRW untuk kartunya, dan kami isi 20.000 KRW untuk ongkos perjalanan.

        Tempat yg saya kunjungi pada hari pertama : Songdo International Business District melalui Incheon Bridge yang panjangnya 12,3 km dengan bus dari terminal 9A/9B di Incheon Airport, di Songdo IBD saya berkunjung ke Tri Bowls, Central Park, Techno Park, Songdo Convensia, Songdo Canal Walk, dan Incheon Tower, karena waktu terbatas kami hanya berfoto dari luar semua yang di Songdo gratis, hehe.. Lanjut ke hotel dengan subway, sempat kesulitan menemukan hotelnya karena masuk ke jalan kecil, dengan bantuan taxi 3.000 KRW nyampe juga (ternyata udah deket banget dengan tempat kita dapet taxi, maklum masih bingung baca map) dalam perjalanan ke hotel Sempat mampir ke Insadong tempat kerajinan tangan, dan di Insadong Information Center kita bisa foto dengan menggunakan busana adat Korea dengan 3.000 KRW. Dari hotel sore hari kami ke Apgeujong, saya ada perlu pemeriksaan awal dan reservasi untuk surgery menghilangkan kantung mata. Di Apgeujong dan Gangnam banyak sekali klinik dan rumah sakit untuk cosmetic/plastic surgery. Lanjut ke Namsan Tower atau Seoul Tower, pake subway dan berjalan menuju ke Cable car, lumayan jauh, masuk ke mall dulu untuk beli tiket cable car dan antri naik. Lebih murah kalau beli tiket cable car nya PP, hehe.. saya lupa harganya berapa, check di visitkorea.or.kr (semua lengkap di situ). Kalau pake bus jalannya mutar dan capek banget naik ke atas bukit tempat Namsan Towernya, so better pake cable car.

        Next day, kami menuju COEX tempat pameran teknologi di Gangnam, hehe..terinspirasi oleh drama The Faith, The Great Doctor, selalu pakai subway, lanjut ke Kuil Boguensa, setelah itu pake taxi ke Banpo Bridge, sekali lagi karena kami belum pandai baca map, jadi pelajari betul map destinasi dan map subway, baliknya kami naik bus turun di station subway terdekat lalu lanjut ke Dyeokbokgung Palace, pulangnya kami mampir di Subway Art Gallery, balik lagi ke hotel untuk jamak Dzuhur dan Ashar, sekalian makan siang. Sore kami lanjutkan ke Dongdaemun untuk berbelanja, tetap dengan subway, begitu turun sudah disambut dengan pedagang kaki lima, barang-barang China menurut kami, so di Indonesia juga ada. Ada beberapa type mall di Dongdaemun, ada yang grosir mirip Pusat Grosir Surabaya atau Bloak A/B Tanah Abang atau Tanah Abang Metro, bedanya di mall ini ngga ada AC, dengan harga yang bisa dinego, tapi sayang jam 6 malam udah tutup, lalu di sebelahnya ada mall besar macem Sogo atau Senayan atau mall Anggrek, barang bagus harga mahal, buka 24 jam, lalu di seberangnya ada Mall grosir juga dengan barang yang kualitasnya jauh lebih bagus macem mall Pasar Atom di Surabaya atau Thamrin City di Jakarta, saya sempat beli beberapa kaos dan blouse di sini, barangnya buatan korea. Di sebelahnya ada lagi mall yang lebih gaul barang-barangnya, barang bagus harga bisa dinego, ada sebuah jaket keren yang gaul banget kami beli di sini. Di kanan kiri mall ada toko-toko kecil yang menjual berbagai macam barang, harganya sama dengan harga di mall kalau di Indonesia, hehe… kualitas barang lumayan lah, waktu itu kaki saya sakit kebanyakan jalan sepatu ngga nyaman, hehe.. saya sukanya pake heel, ternyata kalau jalan jauh dan lama boleh pake heel asal model wedges tapi cari yang bagian depan terbuka so jari-jari ngga sakit, nah sepatu saya bagian depannya tertutup. Di antara mall di Dongdaemun ada juga mall yang underground tapi jam 6 sudah tutup juga. Belum puas belanja tapi dah capek, lanjut ke Cheyonggyecheon Stream, dengan subway juga, lumayan dari pintu subway jalan agak jauh.. tapi sampai di lokasi indah banget, so capeknya terobati.. di sepanjang aliran sungai rame banget orang duduk-duduk, banyak caffe di kanan kirinya.

        Next day, kami ke Namdaemun tetep pake subway, di sini tempat belanja oleh-oleh yang murah meriah dan super lengkap..kami bisa dapet Ginseng dengan berbagai pilihan, obat-obatan, kosmetik, gantungan kunci, kaos super murah, dan barang-barang K-Pop, termasuk berbagai masker yang kata adek saya di Indonesia harganya bisa jadi 10-15 kali lipat harga nya (ampun dwehh… tahu gitu sekalian saya beli 1 kontainer). Hari itu banyak waktu habis untuk belanja karena banyak sekali titipan… dari Namdaemun ke Chyeongbyokgung Palace but tengah jalan sempat saya lihat Patung Admiral Yi Sun Sin, pake taxi karena kaki saya udah pegel ge ketulungan. Lalu lanjut jalan kaki ke Seoul City Hall, kereennn banget, banyak anak-anak mandi di air mancur, soalnya panas banget. Kapok deh kalau ke Seoul lagi waktu Spring atau autum. Lalu balik hotel sholat dan makan, sorenya kami ke Apgeujong lagi untuk having a surgery, alhamdulillah hanya 1 jam, lalu masuk ruang pemulihan 1 jam, setelah itu pulang ke hotel pakai taxi, sebelumnya sempat makan di MC Donald karena sebelum surgery saya harus puasa 4 jam. Nyampe hotel ngantuk ga ketulungan, sebenarnya bisa jalan-jalan karena meski pake beberapa perban, jalan-jalan was recommended, tapi ngantuk banget mungkin akibat obat bius.

        Last day, penerbangan masih jam 9.25 tapi kami tidak mau terlambat so habis subuh kami sudah check out, kali ini balik airport pakai taxi karena barang yang dibawa banyak banget, dari Jongno, Insadong ke airport habis Rp. 550 ribu-an untuk ongkos taxi dan uang toll (Rp. 80 ribu-an). Dari Incheon kami lanjutkan mbolang ke Kuala Lumpur selama dua hari dan Singapore tiga hari.

        Banyak destinasi yang tidak bisa tercapai, misal pulau Nami, kebun teh di Busan, hehe..gara-gara kepingin menghilangkan kantung mata, kalau ke pulau Nami butuh waktu setengah hari lebih, kemudian beberapa Palace juga tidak sempat kami singgahi, dan tempat-tempat lainnya. Insya Allah tahun depan kami lanjutkan perjalanan yang tertunda. Khusus pulau Jeju harus disinggahi secara khusus, tidak cukup hanya sehari, kami tidak tahu apakah sempat di agenda mbolang berikutnya.. hehe.. Semoga Allah memberi kesempatan itu..
        Demikian Pak Jaya, mungkin ada satu dua hal yang terlupa, monggo email saya kalau ada pertanyaan..
        Wassalam

  8. ann says:

    PS :

    Soal preparation yang bikin deg-deg-an mungkin buat ngurus visa doang.. pas datang ke kedubes bawa buku tabungan dengan print out 3 bukan terakhir, klu saldo gede dan PNS mereka ngga nanya-nanya itinerary atau hotel lagi tapi kalau saldo pas-pasan siapkan print out tiket pesawat dan tempat hotel menginap. Kalau hotel minimal udah booking yang gratis canceled, soalnya harus dicantumkan di isian form visa dimana akan tinggal waktu di Korea. Surat keterangan pekerjaan juga akan membantu.

    Untuk T-Money bisa dicash kan kembali jika ada sisa saldo, di luar harga kartu yaaaa….

  9. Athina says:

    Assalammualaikum wr wb

    Alhamdulillah

    Jazakillah akhi atas informasinya, saya sedang berada di korea dan memang sedang mencari masjid itaewon. Setelah search di Google saya menemukan blog ini, walaupun postingannya sudah lama tapi sangat berguna.

    Jazakillah khairan katsiran ala kulli hal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s