Berkunjung ke Dae Jang Geum Theme Park (대장금 테마파크) I.

Semula saya mengira Dae Jang Geum Theme Park  (DJGTP) berlokasi di daerah sekitar Suwon. Ternyata saya salah total. DJGTP berlokasi di Mansong-dong, Yanju City, Gyeonggi Province. Cara menjangkaunya gampang sekali. Saya menggunakan subway dengan waktu tempuh sekitar 175 menit dari Cheonan menuju stasiun Yangju dimana keduanya berada di line 1. Ini ibarat perjalanan dari ujung satu ke ujung lain sebuah line🙂. Untuk sekali jalan biaya yang diperlukan 2800 won saja. Dari stasiun Yangju menuju lokasi dapat ditempuh dengan menggunakan bus kecil 2-4 yang sudah di sediakan.

Karena masih berada dalam satu jalur dan pelayanan transportasi yang sama, bus yang akan kita tumpangi bebas biaya alias gratis. Hal tersebut merupakan sebuah bentuk pelayanan yang diperoleh bagi pelanggan T-money. Tinggal sentuh atau  tindai, “tritit, gamsahamnida”, bus akan meluncur menuju lokasi hanya dalam waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Web Resmi Dae Jung Guem Theme Park, semua informasi ada disini

Selama perjalanan dengan bus, saya disuguhkan pemandangan tanah kosong pertanian yang mengering karena winter. Sebuah pemandangan jamak ditemui di lahan-lahan pertanian daerah sub urban korea. lokasi DJGTP benar-benar jauh dari keramaian. Desa tenan🙂. Saya berhenti ketika bus kami sudah sampai di sebuah jalan yang di tepinya terdapat sebuah papan nama sederhana gaya papan nama praktik dokter di Indonesia. Penunjuk itu berupa lembaran flat kecil cokelat berisi nama DJGTP dan sebuah gambar anak panah. Selesai, tidak lebih tidak kurang. Saya turun dan bus bergerak menuju pemberhentian bus selanjutnya. Perjalanan belum berakhir, saya harus berjalan kaki kembali ke dalam hingga menemukan gerbang komplek DJGTP, setelah sedikit menyeberang jalan utama tadi.

Ups, saya datang terlalu sore. Kebetulan perjalanan saya kali ini memang berupa agenda dadakan yang kami lakukan diliburan solal kemarin. Idenya saja baru tercetus bada zuhur ketika seorang teman mengamati album foto rekan-rekannya yang melalukan perjalanan ke DJGTP akhir minggu lalu melalui sebuah situs jejaring sosial. Dikarenakan masuk DJGTP dikenakan tiket  sebesar 5000 won per orang dewasa, kami memutuskan tidak masuk pada kunjungan kali ini. Waktu yang tersedia hanya tinggal 45 menit lagi hingga waktu kunjungan berakhir. sayang sekali. Dengan bermodalkan sedikit bahasa korea dan keberanian melobi, akhirnya saya dah rombongan diberi kesempatan masuk untuk mengambil beberapa gambar di halaman terluar DJGTP. Lumayan daripada lumayun. Terima kasih bang firman. memang selalu bisa diandalkan untuk urusan lobi melobi🙂.

3 pendatang baru di dunia MBC😀

dan sesi personal

ups….waktu telah cukup sore. Kami larak lirik mencari tempat sholat karena waktu sholat asar telah lewat sejak beberapa jam yang lalu. Mari kita sholat terlebih dahulu sebelum asyik masyuk dengan sesi pemotretan gratisan ini. Dan tempat terhormat dan terbaik yang kami pilih untuk sholat berjamaah kali ini adalah sebuah maket rumah mini. Model rumah yang terletak tepat disisi kanan pintu gerbang DJGTP.

hmhmmm…..selesai, come on kita come back. tapi kita foto dulu di tempat yang ada tulisan DJGTP, bukti kunjungan🙂.

Sempurna dan mari kita pulang…..

Ditemani mentari yang mulai meredupkan sinarnya perjalanan pulang pun di mulai. Mudah2an dilain waktu nanti saya bisa mengexplore tempat ini bersama my Dae Manura🙂

demikian oleh2 liburan solal kali ini.

foto-foto, terima kasih untuk bang Royan

Thank alot for bang firman dan Rijal🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s