Bagimana anda bersekolah, jika anda seorang warga negara Korea?

Sebuah obrolan singkat berlangsung antara saya dan seorang adik kelas di lab: Sonia.

Dari obrolan tersebut dapat saya simpulkan sebagai berikut.

Oh iya sebelumnya saya kenalkan terlebih dahulu siapakan Sonia?. Sonia adalah seorang adik kelas di lab. Beliau menjadi salah satu bagian penting dalam lab setelah senior saya, Nuna Sujong, mengundurkan diri saat diterima menjadi peneliti di pusat penelitian departemen pertanian Korea, Suwon. Meskipun sonia masih berstatus sebagai mahasiswa s1, namun beliau sudah dipercaya untuk memegang satu proyek penelitian dari prof. Alhamdulillah proyek yang seharusnya menjadi tanggungan saya akhirnya dialihkan kepada sonia. Benar bukan?, sonia menjadi bagian penting dalam lab saya🙂.

Secara umum saya bertanya bagimanakah sonia membayar uang kuliahnya?.

Sonia menjawab demikian

uang kuliah sonia persemester sebesar 5.000.0000 won (Rp. 40.000.000).  Sonia termasuk contoh warga korea yang beruntung. Sebagai anak ketiga dari keluarga besarnya, sonia mendapat bantuan dana pendidikan dari tempat ayahnya bekerja, dalam hal ini adalah Hyundai, sebesar 40%. Sebagai info tambahan, menurut sonia, anak pertama dan kedua akan mendapat bantuan pendidikan dari perusahaan mobil terbesar korea tersebut sebesar 100% atau gratis. Anak ketiga hanya mendapat jatah 40% saja sedangkan anak keempat dan seterusnya tidak mendapatkan bantuan sedikitpun. dari kaca mata saya, kebijakkan ini sudah cukup fantastik. bagaimana pendapat anda?.

Selain itu sonia juga mendapatakan beasiswa pendidikan dari DKU (Dankook University) berupa potongan biaya pendidikan sebesar 30%. Sonia menjelaskan kepada saya, tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan fasilitas beasiswa ini. Hanya mahasiswa yang memiliki nilai TEOIC tertinggi diangkatannya serta ber IPK tinggi saja yang bisa mendapatkan beasiwa tersebut. Beruntung Sonia, dia menjadi satu dari sejumlah mahasiswa yang berhak akan fasilitas tersebut.

Selain itu, sonia juga mendapatkan uang gaji setiap bulannya sebesar 130.000 won dari profesor atas jasa keterlibatnnya di dalam proyek penelitian yang sedang berjalan. istilahnya, bagi sonia ini untuk uang beli es😀.

saya hitung secara kasar berdasarkan cerita sonia tersebut berarti keluarga sonia hanya menanggung 30% saja dari total biaya kuliahnya. Atau dengan kata lain, sonia bersekolah di perguruan tinggi untuk s1nya hanya dengan biaya 1.5 juta saja. Saya belum mengajukan pertanyaan bagaimana peran pemerintahnya terkait hal ini.Mungkin lain waktu saya bisa bertanya. Sejujurnya saya cukup penasaran dengan peran pemerintah korea dalam bidang pendidikan. mudah-mudahan dilwain waktu saya bisa temukan jawabannya.

demikianlah fasilitas pendidikan yang kamu peroleh jika kamu sebagai warga korea, memiliki ayah yang bekerja di Hyundai dan bersekolah di sebuah universitas swasta seperti DKU. bagaimana dengan warga negara korea secara umum? jawabannya saya belum tahu.

semoga bisa bermanfaat sebagai informasi tambahan buat sobat semua.

One thought on “Bagimana anda bersekolah, jika anda seorang warga negara Korea?

  1. dianhusni says:

    Keren…..jadi pengen ke korea, semoga ada rejeki untuk bisa kesana, amin….
    kayaknya korea menjadi salah satu pilihan impian saya untuk menyekolahkan anak saya..amin…
    disana bersih ya pak, kelihatan asri, adem, tidak kaya di ind0onesia dimana debu…sampah…panas…huh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s