Sebuah Persembahan PERPIKA: Mereka yang berjuang, berkarya dan tersenyum di Tanah Gingseng

Sobat kita bersua kembali.

Korea sudah berada di penghujung musim dingin saat ini. Saya menyebutnya sebagai masa peralihan musim dingin-semi. Bagi saya masa peralihan ini sedikit tergolong unik karena 2 nuansa musim berbaur dalam satu hari. Suhu musim semi sudah bisa dirasakan disepanjang siang diatas pukul 9 hingga maghrib. sedangkan malam hari hingga pagi suhu dingin dengan suhu terendah -1 sampai 0 masih eksis  menjadikan hari-hari ini semakin berkesan.

Bagi saya orang tropis, ritme suhu harian seperti ini akan menjadi lebih berat ketimbang musim dingin yang  stabil meski bersuhu terendah di angka minus 20 -17.

kita tinggalkan pembahasan seputar musim peralihan tersebut. kali ini saya ingin mengajak sobat untuk mengenal kembali salah satu mahasiswa indonesia yang sedang berjuang dan berkarya di Korea. Semoga sekarang dan nanti beliau juga terus bisa tersenyum di negeri gingseng ini.

Sobat kita kali ini bernama Hadi Teguh Yudistira. Beliau sedang melanjutkan studi program integrasi (master dan phd dalam satu paket) di Konkuk University, Seoul. Kita doakan semoga selain beliau bisa menyelesaikan studinya dengan baik, beliau juga dapat memberikan karya terbaiknya untuk bangsa indonesia dan agamanya. amin

mari kita simak video persembahan PERPIKA berikut ini

semoga terinsiprasi dan bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s