[cherry blossom session, part I] Dan merekapun bertasbih pada Allah melalui pesona mekar kelopak dan wangi nan aromanya

MasyaAllah…..

Akhirnya tepat pada tanggal 15 dan 16 secara bergulir namun pasti sang sakura bermekaran di kota cheonan. Tanggal 15 kemarin, sakura di dekat masjid cheonan sudah berguguran. Hujan mahkota sakura meramaikan lalu lalang kendaraan yang membelah jalan utama Cheonan. Syahdu, meski terik mentari cukup mendominasi.

Hari ini, dengan hanya sembari berjalan dari rumah menuju kampus, saya disuguhkan keindahan sang sakura yang mempesona sepanjang jalan yang saya susuri. Sepi. Tak ada hanami dalam arti sesungguhnya, yang ada HANA-ME (hana: satu [bahasa korea] dan Me: saya [bahasa inggris]).

saya ingin kesendirian kali ini seperti poh sakura ini. meski sendiri namun tetap memberi arti. dan pastinya terus bertasbih melalui keindahan sikap.inshaAllah.
sakura asli di korea...

hanya saya sendiri yang terlihat sibuk menikmai sakura sambil mengambil gambarnya. Terlepas dari itu semua, saya hilang kata-kata untuk pesona yang Allah ciptakan ini. Hanya subhanallah saja.

indah.....spesial untuk orang yang saya cintai...my wife.

Dalam kelompok foto ini saya ingin mengangkat sakura-orang korea setengah sudi dan tidak sudi menyubut nama bunga indah ini dengan sakura. mereka lebih suka menyebutnya dengan bahasa ibu mereka. mereka menyebutnya 벚꽃 [pok kot]. Mungkin, jika bunga ini belum di klaim negeri mata hari terbit sebagi bunga mereka, orang korea pun amat mau menjadikan bunga ini sabagai bunga mereka. jangankan korea, saya saja berniat…ha…ha..ha….

Tak semua orang korea “memuja” sakura sefantastik orang-orang di negara asalnya. maka tak akan ada hanami. tak ada peristiwa dan waktu khusus antara sang professor dan mahasiswa untuk menikmati keindahan bunga secara bersama-sama. tak  ada euforia menyeluruh dan komunal dari bangsa korea untuk bunga ini. meskipun dengan tujuan pariwisata, akhir-akhir ini sang bunga pun turut menjadi salah satu icon yang dijual dalam paket-paket wisata melalui penyelenggaraan festival-festival terkait momen mekarnya sang bunga. terkait hal ini besok, inshaAllah saya akan berkunjung ke festival sakura di seoul [inshaAllah]. terkait kulture yang berkembang di tengah-tengah bangsa korea seputar arti bunga sakura bagi mereka, saya pernah mendengar satu cerita yang saya tidak tahu keabsahannya. namun cerita ini bagi saya unik.

inti dari cerita tersebut adalah bangsa korea pernah dijajah oleh jepang dengan gaya penjajahan yang kejam. lepas dari masa penjajahan tersebut bangsa korea masih sering “diganggu” kedaulatannya oleh negara tetangga mereka tesebut. sampai saat inipun masih ada titik sejarah-sejarah sensitif antar kedua bangsa. sampai pada suatu waktu di masa lampau, di korea pernah terjadi pencetusan maklumat menebang semua pohon sakura di seantero daratan korea, tanpa terkecuali sebagi bentuk protes mereka kepada jepang. terkait kebenenaran cerita ini, saya belum tahu dan yakin. silahkan sobat, jika ada yang memiliki informasi seputar hal ini bisa menambahkan dalam kolom komentar.

 tapi yang menarik bagi saya adalah paska peristiwa itu. namun dikemudian hari, hubungan itu senantiasa berusaha untuk diperbaiki. bangsa korea mulai menngubah cara pandang mereka dari kebencian [pada dasarnya negara korea sendiri adalah negara yang berasal dari pergantian masa kerajaan dimana fase kerajaan terakhir adalah dinasti yang lebih mencintai pena dari pada pedang. jadi pada prisnsipnya kebencian itu belum ada ketika ekspansi itu tidak terjadi [sumber museum nasional korea]] menjadi sebuah persaingan psotif untuk menjadi sama-sama maju dalam tataran budaya dan pengetahuan. bahkan tidak berhenti di situ, untuk hal yang sama-sama mendatangkan kebaikan bagi mereka pun sekarang mereka terlihat akur bahu membahu. mereka mampu menyesampingkan sejenak emosi sejarah mereka untuk berkoloborasi dalam menyukseskan piala dunia yang pernah digawangi oleh korea dan jepang sebagi dua negara tuan rumah. dan perhelatan akbar dunia sepak bola tersbut tercatat sukses mereka selenggarakan. kini mereka telah menampilkan pesona sebuah pohon sakura penuh bunga dalam keharmonisan hubungan yang berusaha mereka terus rajut dan pelihara.

terkait dengan sakura, akhirnya sakura kembali tumbuh dan berkembang di korea sebagi bunga yang juga dinikmati keindahan bersama bunga-bunga lain di musim panas [baca posting saya sebelum tulisan ini].

subhanallah. bagi saya sakura, adalah sebuah pesona yang Allah ciptakan untuk kita syukuri menuju penghambaan kita kepada yang pemilik keindahan: Allah..

demikian sobat…

3 thoughts on “[cherry blossom session, part I] Dan merekapun bertasbih pada Allah melalui pesona mekar kelopak dan wangi nan aromanya

  1. uci says:

    subhanallah kerenn bgt bg,,,pengen lihat T.T
    itu di seoul ya???
    gomawo ya bg ,,buat info nya..
    akuu senengg bgt baca infp korea di blog ini^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s