Sebuah Video Kenangan Pendaratan Ke-4 di Incheon Intl. Airport of South Korea.

Subhanallah…..

segala puji bagi Allah yang memiliki langit dan menundukkannya.

Bismillaahi majreha wamursaahaa inna rabbii laghafuururrahiim
Dengan Asma Allah, berhenti dan berjalannya kendaraan ini, se-sungguhnya Rabbku Maha Pe-ngampun dan Penyayang “.
Akhirnya saya kembali mendarat di bandara Intl. Incheon pada tanggal 22 mei 2011. Pendaratan dengan menggunakan armada garuda tersebut berlangsung tepat pada pukul 8.25 waktu korea selatan. Sebuah waktu pendaratan teknis yang sangat sama hingga perkara menit dengan jadwal yang tertera di tiket boarding pass.
Tak henti-hentinya saya memanjatkan kesyukuran kepada Allah yang mengizinkan semua ini terjadi. Allah telah menjadikan saya sebagai sosok mahasiswa rantau di negeri gingseng dengan kepulangan tak kurang dari 4 kali ke tanah air meski pun usia tinggal belum genap 2 tahun.
Betapun sederhana dalam timbangan orang kebanyakan, bagi saya kesempatan pulang berkali-kali ini adalah nikmat yang begitu besar. Takala cerita menyejarah diwariskan dari generasi ke generasi bahwasanya kesempatan pulang di semester pertama bagi mahasiswa master di korea adalah sebuah peluang yang mendekati 0, maka dengan izin Allah,  saya berkesempatan untuk pulang setiap 6 bulan sekali  sejak semester satu.
maka ingin saya sampaikan pada diri saya sendiri, adakah nikmat yang bisa saya dustakan?. adakah kepatutan bagi saya untuk bersedih hati ketika melihat orang lain berbahagia karena memperoleh limpahan nikmat Allah sesuai impiannya?. Saya ingin kembali mencerahkan sebuah tulisan berpatri dalam di lempengan emas hati saya. Tulisan itu berbunyi
bahwasanya Allah mengetahui perkara yang paling baik untuk masing-masing kita melalui pelimpahan nikmat yang paling kita butuhkan. Maka, bentuk terkecil rasa syukur seorang anak adam adalah menerima keadaan dirinya hari ini dengan syukur yang mengawang tinggi menyetuh langit jiwa. dengan demikian, tak ada tempat bagi kesedihan tak kala dirinya menemui kenyataan bahwa dirinya belum berada pada kondisi di mana ia telah melempar jauh pikirannya. Bukankah dalam membangun cita-cita besar tak patut kita berikan tempat bagi rasa putus asa yang merupakan cikal bakal sifat kufur?. Jika hal ini telah menjadi bagian dari pehamanan hidup kita maka  ketika kita temui diri kita belum mencapai cita-cita bukan berhenti menyerah yang menjadi pilihan namun sebaliknya”.
subhanallah…..
Saya pun kemudian merekam detik-detik salah satu pendaratan bersejarah dalam hidup saya tersebut.
Semoga Allah memberikan saya izin untuk mendarat di tujuan-tujuan  selanjutnya. Bismillah, insyaAllah eropa, kanada dan asia barat serta afrika akan menjadi daerah pendaratan selanjutnya.

3 thoughts on “Sebuah Video Kenangan Pendaratan Ke-4 di Incheon Intl. Airport of South Korea.

  1. fauziah says:

    abang,,,apa saya bisa kayak abg?,,,sneng bgt bisa lihat dunia Allah yang luas ini,,,jadi semakin tau semua kebsarannya,,,korea itu indah ya?,,,saya pngen bgt kuliah di sana,,T,T
    abang di video itu, abg mendarat di seol ya????

    1. syahjayasyaifullah says:

      Assalammu’alikum wr wb,
      di mana kemauan, insyaAllah akan ada jalan….
      meski kita penuh dengan keterbatasan, insyaAllah hal itu tidak akan menjadi penghambat bagi kita….

      Iya….itu pendaratan abang di Incheon Intl. Airport, tanggal 22 mei kemarin, pendaratan ke empat selama tinggal di korea….

      semoga klo fauziah bersungguh-sungguh, Allah akan berikan yang terbaik………amin.
      terima kasih sudah mampir..

      wasalammu’alikum wr wb

  2. FAUZIAH says:

    ASSALAMUALAIKUM BG,,
    Iya skarang saya lagi rajin2 blajar supaya bisa kuliah di sana,,amin amin amin ya Allah..
    mkasih ya bg blogg nya kerenn bgt..^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s