Masih ada indah, kala hujan angin kan datang menyapa, jika kita sepakat! (II)

4. objek indah lainnya yang saya temukan adalah bunga gandum atau jagung ya?. Iya. tanaman pangan satu ini memiliki bentuk malai yang cukup indah untuk difot0. tapi saya tidak yakin jika objek kali ini benar2 gandum (sambil berusaha mengingat bentuk bunga gandum yang lebih khas. saya sering jumpai dibeberapa kemasan gandum dipasaran). dari pada pusing, saya namakan saja Bunga “tanaman mirip gandum”🙂.

bagi saya foto ini berpotensi syarat nilai. apalagi jika space kosongnya diisi quote bersumber alquran.

cukup masuk kategori kelompok foto dalam tulisan ini kan?.

baiklah. kita lanjutkan.

5. bunga kecil si ketumbar. Aha….ada ketumbar di Korea. Iya, si bumbu masak yang semasa kecil saya sering silaf membedakan si doi dengan Merica atau Lada itu eksis juga di rumah kaca Korea. Bentuk mereka berdua bisa dikategorikan mirip, namun ketumbar berperawakan lebih bongsor. Tapi, untuk ukuran warna kulit dan tampilan memang mereka berdua tak berbeda nyata. Yuk. kita lihat seberapa indah tampilan bunga kecil si ketumbar (luruskan saya jika diantara sobat merasa bunga ini bukan milik ketumbar. ha..ha..ha.. lagi-lagi saya tidak yakin. sembari menyembunyikan status diri jikalau saya pernah juga belajar ilmu botani). berikut pose si bunga kecil ketumbar yang berhasil D100 saya tangkap.

ketumbar kah?.😀

 dan foto terakhir dalam kelompok posting ini adalah: sebuah foto yang paling syarat makna bagi saya.

6. Bunga merah naga kala usia mu tua

ternyata, indah adalah bentuk tak abadi lainnya yang Allah ciptakan untuk kita. Meski ia mampu menjadi sedikit penghibur di dalam perjalanan hidup kita, namun apa daya setiap yang memiliki permulaan akan memeluk akhirnya. Demikian filosofi keindahan yang ingin saya tangkap dalam foto terakhir ini.

Ingin saya katakan kepada sobat semua: Masih ada indah, kala hujan angin kan datang menyapa. Namun keindahan bukanlah tujuan akhir dari perjalanan panjang hidup kita. Indah hanya mahluk Allah lainnya yang diperuntuhkan bagi kita. hakikatnya sebagi mahluk, Indah pun akan berkahir pada kebinasaan. Hidup kita butuh keindahan dalam segala lininya. Namun, sekali lagi ia bukan tujuan akhir. Maka, sobatku. Mari kita yakinkan dalam diri kita bahwa singgahnya nikmat indah dalam kehidupan kita merupakan suatu hal yang patut kita syukuri sebagai satu di antara berjuta nikmat kehidupan yang Allah berikan untuk kita. Sambut kedatangan keindahan dengan syukur dan lepas ia dengan sabar bersayap syukur berlapis-lapis.

demikian sobat akhir tulisan kali ini. Saatnya saya meninggalkan keindahan berada tetap di dalam rumah kaca. Saya harus menyongsong episode kehidupan lain yang menunggu di luar rumah kaca ini. saya harus terus berjuang hingga masuk ke fase kehidupan nyata lainnya.

salam semangat full syukur dan sabar. semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s