Syifa sudah bisa pulang sekolah sendiri sekarang!.

“Assalammu’alikum……”

Syifa berlari malu-malu memasuki rumah panggung kami yang mulai reyot. Kaki kecilnya bersentuhan dengan lantai kayu menimbulkan bunyi dernyitan halus papan yang putus-putus.

Aku sedikit terperangah takjub saat melihat tubuh mungil Syifa yang dibalut seragam putih-merah itu langsung menghilang dibalik kain gorden cokelat yang menutupi kamar Keluarga Syifa. Tas punggung karakter sebuah kartun populer terlihat mencolok karena menutupi nyaris keseluruhan punggung Syifa.

Semua anggota keluarga besar Syaifullah yang sedang sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing langsung menghentikan aktivitasnya sejenak dan berkomentar antusias dengan kemunculan tiba-tiba Syifa bertepatan dengan berhentinya jarum panjang dan pendek jam dinding Quartz di angka 12 dan 10 secara berurutan.

“Wa’alikum Salam. Ups….Om lupo menjemput Syifa yo?” aku menunggu tanggapan syifa yang masih berada di dalam kamar.

“Hebat sekarang Syifa” Bapakkku, sosok paruh banya itu tiba-tiba masuk ke rumah menyusul kehadiran Syifa beberapa menit yang lalu sembari  memberikan pembuka cerita seolah ingin memjawab semua pertanyaan kolektif kami seputar kehadiran Syifa yang tiba-tiba siang itu.

“Nenek baru ajo nak jemput, yo syifa?”

“Dak tahunyo Syifa sudah ado di depan rumah”

“Tapi, untuk lain kali, saran nenek besok-besok kalau kau balik dewek dari sekolah nyeberangnyo di depan rumah bae. jadi dari sekolah tinggal lurus ajo ambik sisi jalan kiri. Kelak kalo dah sampai rumah baru tengok-tengok siapo yang bisa bantu nyebrangkan. Pintar nian Syifa sekarang. Udem bisa balik sekolah dewek”.

“Alhamdulillah. udah besak Syifa sekarang dak?” kami memberikan pujian tulus kepada Syifa.

Syifa keluar dengan malu-malu dari kamar sembari bertanya dimana gerangan keberadaan emaknya.

Sumrigah senyum Syifa pertanda bahagia hatinya karena telah menjadi pusat perhatian keluarga.

Syifa, semoga kelak menjadi anak sholeha dan berprestasi gemilang.

Hmmmm, Syifa. Sudah beranjak besar dirimu sekarang.

Kosa kata:

1. lupo: lupa

2. ajo/ bae: saja

3. nak: ingin, mau, akan

4.  ado: ada

5. dewek: sendiri

6.nyeberang: menyeberang

7. ambik: mengambil

8. Kelak: nanti

9. kalo: jika

10. dah/udem: sudah

11. tengok: melihat

12. nian: sekali (superlatif)

13. besak: besar

2 thoughts on “Syifa sudah bisa pulang sekolah sendiri sekarang!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s