Pesan dan cerita singkat untuk Azrul Sulaiman Karim Pohan.

Jangan lupa untuk taklukkan benua biru sekuat yang kau mampu. Kau masih muda. InsyaAllah masih memiliki daya yang tinggi. Jika Allah menginginkan, tak mustahil kita pun bersua di salah satu titik dataran benua biru itu.

Waktu begitu cepat berjalan ya dek?.

Meninggalkan kita di belakang atau malah kita bersama-sama terbang dibawanya.

Baru kemarin rasanya kita bertemu. Saling bertukar nama, pengalaman, cerita dan mimpi-mimpi besar.

Almamater kita menjadi awal mula perkenalan kita. Asrama sumber inspirasi dan motivasi menjadi latar cerita kita.

Kau menonjol cukup baik. Memiliki jiwa antusian sekaligus sedikit keras mengubah sifat itu menjadi ambisius. Ambisius menyimpan mimpi lalu menggantungnya pada titik tertinggi dimana kau diam-diam melatih kaki untuk menanjak terjalnya jalan menuju cita-cita mu itu nanti.

Aktif dikelembagaan tingkat pertama ternyata menjadikan kita semakin dekat. Abang sebagai senior residen sekaligus mantan orang nomor dua lembaga tingkat persiapan bersama memiliki waktu dan kesempatan untuk memancing kau agar menjadi makin akrab. Saat itu, mulai abang menemukan sebuah titik dimana meraskan kau begitu dekat bak seorang adik kandung sendiri. Abang menjadi belajar bagaimana seandainya benar-benar punya adik melalui interkasi ini🙂.

Duh, perjalanan hidup memang penuh cerita yang tak bisa habis dalam satu kali cerita. Ada keluh yang kau utarakan. ada gembira hingar bingar dunia kampus yang kau bagikan. Atau cerita lawas buruknya manajeman kelambagaan kita yang kau konsultasikan. Dan sedikit cerita merah jambu musim semi ala anak baru gede yang kau sampaikan senyap-senyap dibungkus malu tanda keimanan yang masih kau jaga. Cerita itupun turut menjadi rangkaian episode cerita interaksi kita. Indahnya masa lalu jika menorehkan pengalaman yang seru.  mengingatnya kembalipun menjadi nilai tersendiri buat kita para pelakunya.

Hidup menjadi berarti ketika kita bisa bermanfaak untuk orang lain ya dek?.

Alhamdulillah. Kau terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa PPSDMS. Semakin cemerlang terang bintang mu. Kau harus tinggal di asarma lain yang akan mencetak mu menjadi generasi yang lebih unggul nanti. Bergerak dari asrama ke asrama. Dari berbayar menjadi gratis. Kita, orang daerah merasahakan ini salah satu bentuk rezeki durian runtuh yang sungguh indah dan perlu disyukuri berlipat-lipat.

Hidup adalah perjuangan. Lepas berjalan lama, kini giliran abang yang meraih mimpi. Berangkat menuju Korea Selatan untuk sebuah amanah besar melanjutkan studi S2 secara gratis. Beberapa bulan sebelum keberangkatan ini. kita sempat melakukan banyak kegiatan bersama. mulai dari mengatarkan kau berguru ke rumah bang rizal yang alumni finlandia untuk program master erasmus mundus (Beliau adalah inspirator kita berdua. semoga Allah berkahi beliau)  di ciomas, Bogor. sampai duduk-duduk di dalam kamar sembari menerawang jauh merangkai mimpi. Abang sempat memberi kau sebuah map lebar oleh-oleh promosi studi Eropa. Map studi eropa yang kemudian hari, satu dari tempat di benua biru itu menjadi takdir mu, InsyaAllah.

30 Agustus 2012 @ Soekarno Hatta.

Baru kemarin rasanya tahun 2009 penghunjung puasa. Kau bersama teman-teman yang lain mengantarkan abang menuju tanah gingseng sampai bandara internasional Soekarno Hatta. Tadi malam giliran mu yang berada di ujung beranda negara kita itu. bersama pengantar yang ada (maaf abang belum bisa mengantar karena keadaaan yang tidak memungkinkan) kau akan dilepas menuju salah satu jantung eropa: Francis, tepatnya kota Nice, Kota kelima terbesar di Francis. Semoga semua akan “nice” sesuai dengan nama kota mu dek. Jika bang tidak salah satu tahun kedepan kau akan mencoba perjuangan baru guna menyelesaikan studi master mu di Universite Nice Shopia Antipolis. Semoga berkah ya dek ilmunya. Semoga kau dilindungi di sana dan dihindari dari ilmu yang sia-sia.

Terkhir, ingin mengucapkan terima kasih antas kunjungan kau ke kediaman kami di tebet. terima kasih atas baiknya kau menjaga silaturahmi ini. mohon maaf jika abang banyak khilaf.

Jangan lupa untuk taklukkan benua biru sekuat yang kau mampu. Kau masih muda. InsyaAllah masih memiliki daya yang tinggi. Jika Allah menginginkan, tak mustahil kita pun bersua di salah satu titik dataran benua biru itu.

Have a nice trip and life there. barakallah atas pencapaian ini ya dek. tetap rendah hati dan tawadu’.

Salam juga dari Kak Mia untuk mu. jangan “lupa” pesannya🙂

salam

Bang Jaya, tebet 22 september 2012. ditulis saat memperkirakan kau masih berada di atas langit benua Asia. Setidaknya 6 jam perjalanan di udara itu telah mengantarkan kau melintasi Langit Korea selatan dan Jepang (jika kau menuju ke sana)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s