[sehari 1 tulisan] Siapa yang seharusnya melakukan telaah kebenaran laporan sain? bag. 2

Dr. Singh, sosok lelaki sepuh usia 62 tahun yang sudah mulai botak kepalanya. Beliau memiliki pembawaan formal. Lahir di sebuah kota kecil di India. Beliau adalah satu dari empat anak seorang tuan tanah lokal. Beliau memperoleh gelar sarjana kedokteran dari universitas Banaras Hindu, sebuah universitas yang kental dengan aktivitas antikolonial selama India masih berada di bawah jajahan Inggris. Beliau telah berpengalaman dalam mengelolah rumah sakit tiga cerita yang terkait erat dengan dugaan pemalsuan data. Beliau melakukan keseluruhan penelitian terkait di rumah sakit tersebut.

Setiap pasien yang berkunjung ke rumah sakit diberikan sebuah kartu kunjungan yang ditulis dalam bahasa india dengan sebuah judul mencolok : Makanan Super: Bagaimana mengindari serangan jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes melitus. Di dalam kartu juga tertulis menu diet yang menganjurkan pasien untuk mengkonusmsi pepaya, walnut, kacang lentil dan mengurangi konsumsi minyak nabati yang amat jamak digunakan pada setiap pengelolahan makanan di dapur-dapur warga Moradabad.Beliau juga menganjurkan untuk mengkonsumsi segelas wisky di hari berselang dan melakukan yoga selama 15 menit setiap hari.

Di dalam artikelnya yang diterbitkan pada tahun 1992 oleh BMJ. Dr.Singh menceritakan bahwa penelitian bombastiknya tentang hubungan diet dan terselamatkannya hidup para pasien serangan jantung melibatkan pasien penyakit jantung sebanyak 406 orang. Di dalam sebuah wawancara, Dr. Singh menceritakan bahwa beliau mengumpulkan begitu banyak probandus melalui pemasangan sebuah iklan rekrutmen di surat kabar dan juga melalui pengeras suara di jalan-jalan sibuk kota Moradabad. Beliau juga menerangkan bahwa hampis 1/2 lusin sukarelawan terlibat dalam penelitian tersebut, termasuk di dalamnnya adalah seorang kimiawan dan ahli statistik. Menurut Dr. Singh tim yang ia miliki tidak cukup kecil dibandingkan dengan tim peelitian sejenis yang mungkin dilakukan di USA.

Menurut apa yang dijelaskan di dalam artikel, Dr. Singh mengarahkan setengah kelompok sukarelawan untuk menjalankan pola diet rendah lemak> Setengah kelompok pasien ini dipilih secara acak. Dan setengahnya lagi menjalankan diet rendah lemak yang diperkaya dengan konsumsi buah-buahan, sayuran dan jenis makanan kaya serat lainnya. Setelah 10 tahun, hanya 10% dari pasien yang menjalankan diet kaya serat meninggal dunia. Sedangkan kontrol menunjukkan angka 19 % mengalami kematian akibat penyakit jantung. Hasil yang ditunjukkan kedua grup tidaklah mengejutkan, tetapi yang menarik perhatian adalah besarnya perbedaan persentase dari kedua kelompok.

Satu tahun setelah artike itu dipublikasi, dua surat diterima Dr. Smith yang berkantor di kantor pusat Asosiaso British Medical. Editor ini, yang sekarang berusia 53 tahun, juga seorang penggemar wisky.   Dr. Smith adalah saudara kadung seorang komedian inggris ternama, Arthur Smith. Dia memiliki komik sindiran untuk dirinya sendiri: pernah suatu hari beliau menulis sindiran yang benar-benar memojokkan dirinya, dengan tajuk: BMJ disebut sebagai jurnal paling tumpul di dunia dan menggambarkan aksen yang dimilikinya sebagai sosok yang memiliki tingkat pendidikan rendah dibanding kebanyakan orang. Seperti orang dari timur London yang berakses khas dan tidak menarik sama sekali dimata orang kebanyakan.

Surat pertama dari McKeigue, seorang pengajar senior dari London School of Hygiene dan ilmu Kedokteran Tropis dan seorang rekan kerjanya yang memberikan perhatian serius kepada  proses penelitian yang Dr. Singh dan timnya lakuakan. Mereka tertarik untuk mencermati isu lain yang berbeda dengan isu utama soal pemalsuan data. Mereka takjub dengan sebuah fakta, bagaimana seorang Dr. Singh seorang diri bisa  menerbitkan beberapa artikel yang melibatkan 5 trial hanya dalam kurun waktu 18 bulan (dari tahun 1992-93), termasuk di dalamnya 3 uji coba yang melibatkan 400 pasien.

Surat kedua dilayangkan oleh seorang peneliti sebuah rumah universitas Manchester. Surat itu menyampaikan kecurigaannya bahwa Dr. Singh telah menjalankan ujicoba kepada seorang pasien dengan pemberian perlakuan yang beragam secara terus menerus dan melaporkan hanya satu jenis perlakuan saja mana kala hasil penelitian itu dipublikasikan.

BERSAMBUNG LAGI YA…..

Di atas kereta Bogor-Tanah abang.

Salam

Jaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s