[sehari 1 tulisan] Siapa yang seharusnya melakukan telaah kebenaran laporan sain? bag. 3

Dr. Singh mengungkapkan bahwa publikasi beberapa artikel  yang melaporkan serangkaian penelitian yang dilakukan antara tahun 1992-93, terbit setelah satu dekade setelah peneitian dilakukan. Keseluruahan penelitian tidak hanya dikerjakan oleh beliau seorang diri, melainkan juga melibatkan banyak orang yang membantunya sebagai satu tim peneliti. Beliau mengakui adanya sebuah kecerobahan dalam menggunakan satu buah data untuk lebih dari satu publikasi. Beliau juga mengakui telah menggunakan satu pasien untuk lebih dari satu jenis peelitian. Beliau setuju jika hal tersebut semestinya tidak dilakukan. Dua kesalahan itu secara umum di dalam dunia penelitian medis tidak dapat diterima oleh seluruh redaksi jurnal.

Dr. Smith meminta Steven Evan, seorang ahli statistik di Lodon Hospital Medical Collage, untuk menelaah kembali atikel ilmiah milik DR. Singh yang telah terbit di BMJ tersebut. Evan mengatakan untuk menganalisa kebenaran data yang disampaikan dalam publikasi tersebut, ia membutuhkan lebih dari sekedar data yang terlihat di publiksi. Beliau membutuhkan data mentahnya. Dr. Smith pesimis jika bisa mendapatkan data mentahnya dari Dr. Singh. Dr. Smith khawatir jika Dr. Singh tidak akan mau memenuhi permintaan Evan.

Sementara proses penyelidikan ini berlangsung, Dr. Singh mulai mengirimkan draft artikel barunya ke BMJ dan menunggu jawaban dari BMJ terkait dengan layak dan tidak layak terbutnya artikel baru tersebut. Dr. Smith kemudian mendapatkan ide untuk meminta data mentah kepada Dr. Singh tanpa mengundang kecurigaan Dr. Singh bahwa ia sedang diinvestigasi. Pada bulan agustus 1994, Dr. Smith menulis surat kepada Dr. Singh yang intinya berisi tentang sebuah pernyataan yang sangat memohon maaf karena tidak bisa memberikan tanggapan yang cepat terkait dengan pengiriman  artikel terbarunya ke pihak BMJ. Dr. Smith juga mengatakan untuk kepentingan penilaian layak dan tidak ayaknya terbit artikel terbaru tersebut, pihak BMJ meminta agar Dr. Singh berkenan untuk mengirim semua data mentah terkait penelitian yang akan dilaporkan dalam publiksi terbaru itu.

Delapan bukan kemudian, Dr. Singh mengirmkan sebuah kotak berisi tumpukan dokumen bertulis tangan yang memuat data-data mentah terkait dengan kajian artikel yang didaftarkan pada tahun 1994 tentang diet antioksidan ke London. Dr. Smith mengirmkan langsung paket itu ke Evan untuk dianalisa. Namun Evan yang saat itu sedang bekerja di lembaga pengaturan regulasi obatan Inggris tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan telahan kebenaran data secara sttistik. Akhirnya, usaha konfirmasi kebenaran data ini tertunda untuk beberapa waktu.

Pada tahun 1995, atas permintaan Dr. Smith, Dr. McKeigue, yang pernah melayangkan surat tentang kecurigaannya soal kebenaran data di dalam publikasi atas nama Dr. Singh pada tahun 1992, menulis sebuah report yang membahas bahwa telah ditemukan pola ketidakkonsinstenan dan kesalahan pengeolahan data di dalam tulisan ilmiah milik Dr. Singh tersebut. Dan beliau, Dr. Mckeigue, memintah pihak BMJ untuk membatalkan izin publikasi atas artikel milik Dr. Singh tersebut.

bersambung….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s