Sejarah baru bagi Bogor: ini perlu dicatat!

Saya mau mencatat sebuah sejarah bagi Bogor. Sejarah bagaimana bentuk ketegasan itu diperlihatkan dari seseorang pemimpin yang memiliki jiwa kemimpinan yang kokoh (mudah2an). Walikota Bogor, Dr. Arya melakukan kunjungan mendadak ke sebuah pusat perbelanjaan yang baru saja dibuka di seputaran kawasan Darmaga. Kunjungan walikota bertepatan dengan hari pertama dibukanya lokasi belanja serba ada itu. Kunjungan beliau bukan untuk memeriahkan soft lauching kawasan itu, melainkan untuk memberikan komando penutupan lokasi tersebut karena belum memiliki surat izin beroperasi.

seperti yang dilaporkan dalam banyak media nasional maupun lokal supermarket ini telah melakukan sebuah pelanggaran izin gangguan, seperti yang saya kutip dari media nasional berikut:

“Aturan yang dilanggar antara lain Perda nomor 7 Tahun 2011 tentang Izin Gangguan,  Perda no 5 tahun  2009 tentang Pendaftaran Perizinan di Bidang Perindustrian dan Perdagangan. Selain itu, tidak menyediakan celukan untuk tempat pemberhentian kendaraan, sehingga menimbulkan kemacetan parah”

Kemacetan dari arah kampus IPB menuju Bubulak sungguh amat parah akibat dibukanya pusat perbelanjaan tersebut. Sobat bisa bayangkan, kemacetan itu terjadi mengular menanjang hingga ke Cibanteng, menurut informasi dari seorang teman yang berada di sekitar kampus kala itu (butuh klarifikasi tentang hal ini) “Kemacetan bahkan melebihi kawasan Cibanteng”. Dengan demikian adalah wajar kiranya ketika alasan penutupan paksa yang dilakukan Dr. Arya terhadap Giant*) karena mempertimbangkan isu kemacetan ini.

Sejak hari minggu tanggal 31 Agustus ketika peristiwa bersejarah itu terjadi, hingga hari ini Giant belum beroperasi. Alhamdulillah, kondisi jalan masih jauh lebih baik dari kondisi sebelumnya. Hanya ada kemacetan ringan sampai bisa dikatakan tidak macet pada jam sibuk di lokasi jalan Raya Darmaga dimana Giant beralamat. Soal celukan yang menjadi topik pembicaraan terkait langkah antisipatif kemacetan sepanjang kawasan tersebut, saya adalah orang yang pesimis terhadapnya. Celukan itu hanya area menjorok sempit yang masuk ke halaman Giant. Katanya, difungsikan untuk pemberhentian angkot ketika menurun dan menaikkan penumpang. Melihat kecilnya celukan yang dibuat Giant setelah tragedi penutupan itu, saya masih sangat optimis kemacetan akan tetap terjadi ketika Giant kelak dibuka.

Bogor, Giant dan Dr. Arya sudah menulis sejarah mereka. Lepas hari-hari ini, ke depan kita tak tahu apa yang akan terjadi. Meskipun demikian saya merasa tak lagi berlaku pernyataan “biarlah masyarakat yang menilai siapa yang benar dan salah” Setiap kebaikan butuh perjuangan. Kita dukung prosesnya dengan apresiasi yang positif. Bentuk apresiasi itu besar spektrumnya, mulai dari turut terlibat langsung salam proses kebaikan itu maupun hingga hanya mendoakannya. Kita menunggu sejarah atas Giant, Bogor dan Dr. Arya selanjutnya terkait hal ini. Ketika sejarah ini menunjukkan cerita babak keduanya, kita akan tahu apa yang sebenarnya berlaku di Bogor. Sekedar permaianan sejarah yang imitasi atau benar-benar proses perbaikan yang mengambil tinta emas untuk mencatat setiap proses yang sudah, sedang dan akan terjadi.

*) Giant adalah sebuah retail besar. Pendirinya adalah sosok pebisnis berdarah cina disebut dengan nama Teng Family di Kuala Lumpur. Namun sekarang pemilik Giant adalah Dairy Farm Holding dengan pemegang saham sebesar 78% oleh Jardine Matheson Holding yang bermarkas di Bermuda. Singkatnya Giant milik Jardine Matheson Holding yang dikenal sebagai konglomerat dunia. Nama holding diambil dari pendiri mereka Jardine (Lulusan medical school Edinburgh Univ. medical school) dan Matheson (juga Lulusan Endibrurgh Univ). Dulu mereka memulai bisnis di Canton, China dengan komoditi dagang Opium, Teh dan Katun. Jadi ingat film IPMAN, bisa jadi Jardine ini musuhnya Guru Brucee Lee🙂.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s