Dragør pun ikut cerah rayakan Eid 1437H

 

lebaran 4

Musim panas di Denmark terbilang unik.  Musim panas Denmark memiliki suhu tak seperti namanya. Berdasarkan pengalaman saya selama 3 bulan terakhir, justru musim panas di Denmark akrab dengan hujan lebat saban hari, angin kencang bersuhu cukup dingin dan suhu harian yang suka berubah-rubah. Bahkan tak jarang suhu dirasakan drop hingga menyerupai dinginnya ketika penghujung winter tiba: sekitar belasan derajat.

Gambaran tipikal cuaca di atas, juga saya temukan di penghujung bulan Ramadan 1437H kemarin. Tanah Viking ini seolah mengekspresikan perasaan dukanya  karena akan ditinggal pergi tamu agung, bulan yang diberkati. Sebagian tanggal 29 hingga 30 Ramadan, bahkan hingga  tanggal 1 Syawal hujan rintik-rintik menghiasi sisa hari . Keadaan ini seakan memang diutus untuk bagi hamba Allah yang akan menjalankan ibadah sholat Eid.

Keadaan cuaca tak banyak berubah hingga tanggal 9 Juli pagi. Langit Dragør –salah satu nama municipal/ daerah administratif tk. 1 di Denmark- yang mestinya sudah terang menderang karena hari telah masuk pukul 8, tetap saja diseliputi mendung bahkan sempat hujan beberapa menit. Sabtu minggu kedua bulan Juli ini telah ditetapkan oleh pengurus Indonesian Muslim Society in Denmark (IMSD) sebagai hari penyelenggaraan acara silaturrahmi hari Raya Idul Fitri 2016. Kediaman ibu Yati -salah satu anggota IMSD yang dituakan- yang berlokasi di Dragør dipilih sebagai tempat perhelatan yang dinantikan ini. Meski cuaca masih belum bersahabat, aktivitas persiapan tetap di jalankan bermodal info prakiraan cuaca dari suami ibu Yati yang memberitakan bahwa khusus Sabtu ini, cuaca akan membaik ketika hari mulai masuk sekitar pukul 9-an. Saya mengaminkan info baik itu dan terus berharap bahwa apa yang disampaikan itu benar adanya. Terkait dengan prakiraan cuaca, dalam konteks negara 4 musim, terlebih yang memiliki sifat cuaca tak menentu seperti Denmark, ditemukan kelompok para peminat fanatiknya sendiri. Saya mengakui, infommasi cuaca dari lembaga sejenis BMG-nya Indonesia ini dapat diandalkan sebagai rujukkan kita ketika hendak melakukan aktivitas di luar rumah. Alhamdulillah! Benar saja, perlahan namun pasti cuaca di Dragør semakin cerah ketika jam menunjukkan pukul 9-an pagi.

Anggota IMSD yang memiliki tugas untuk membantu persiapan acara satu persatu mulai terlihat. Rumah yang taman belakang dan depannya dipenuhi bunga bermekaran itu mulai terlihat lebih ramai. Meja dan kursi yang tadinya baru disusun mengikuti lay out pesanan tuan rumah, mulai terlihat lebih hidup dan nyaman. Kursi-kursi sudah dilengkapi bantal duduk. Meja mulai padat dipenuhi aneka makanan dan peralatan makan. Acara silaturrahami Hari Raya 2016 ini dirancang dengan konsep out door untuk menghadirkan suasana santai dan informal meskipun Pak Dubes RI untuk Kerajaan Denmark dan istri menjadi bagain dari tamu yang akan hadir. Meskipun acara diselenggarakan di kebun belakang rumah, para peserta terlihat menikmati makanannya sambil duduk di kursi dengan teratur dan berbaur. Alhamdulillah, sunnah makan untuk sambil duduk masih terlihat di prosesi ini.

lebaran 1

Karena ada agenda menghantarkan tamu ke airport (menurut informasi tamu yang datang adalah Bapak Menteri Kepala Bapenas, Bapak Sofian Jalil dan istri) maka Pak Dubes dan istri hadir sedikit lebih lambat dari jadwal yang diagendakan panitia IMSD. Namun demikian, kehadiran Pak Dubes dan Ibu memberikan arti yang begitu besar bagi peserta acara silaturrahmi Lebaran kali ini. Hari lebaran menjadi makin spesial.

Selepas acara menikmati makanan Indonesia seperti Soto Mie Bogor, Lontong Sayur Betawi, aneka masakan Sunda dan makanan kecil serta tak ketinggalan es campur. Peserta melaksanakan sholat zuhur secara berjamaah. Selanjutnya, ada sesi obrolan santai dengan Pak Dubes. Meski singkat, obrolan ini sungguh bermanfaat karena menjadi sarana bagi warga untuk lebih saling kenal antar sesama muslim Indonesia maupun dengan keluarga pak Dubes.

lebaran 2

Selepas sholat Zuhur, pak Dubes dan rombongan pamit meninggalkan Dragør. Namun acara silaturrhami Lebaran 2016 terus masih terus berlanjut. Mumpung cuaca cerah, sesuai dengan rencan, acara selanjutnya adalah menemani anak untuk bermain di pantai Dragør. Swiming time! Summer time! Namun tetap menjaga aurat🙂 Alhamdulillah anak-anak semakin ceria bermain air di pantai Dragør yang landai dan tenang.

Setelah lelah dan kedinginan bermain air di pantai kini tiba saatnya kembali ke rumah ibu Yati yang hanya berjarak 15 menit jalan kaki dari lokasi pantai.  Rasa lapar kembali menghampiri dan waktunya makan sore telah tiba. Maka para peserta silaturrahmi lebaran kembali menjalankan acara makan-makan sesi 2🙂. Benar-benar hari yang fitri Lebaran kali ini. Fitri dalam arti sesungguhnya yang bermakna berbuka alias makan dan minum. Alhamdulillah acara berjalan sukses dan para tamu mulai pamit satu persatu ketika sore mulai menjelang. Langit Dragør cerah sekali kali ini. Secerah ceria wajah para tamu program silaturrahmi Lebaran 2016 IMSD meski merayakannya di negara yang berjarak bermil-mil dari tanah air. Barakallah walhamdalah. Selamat Hari Lebaran!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s