Bersepeda di Great Copenhagen, Denmark

Denmark termasuk negara paling ramah kepada pengguna sepeda alias bikers di Dunia. Hal tersebut sudah bisa pembaca amati di jalan-jalan umum tanpa harus mengendarai sepeda secara langsung terlebih. Keramahan itu dapat dilihat secara visual berupa: ketersedian jalan khusus sepeda yang kualitas tampilan, bahan dan regulasi setara dengan jalan utama kendaraan roda lebih dari 4 yang berada di sampingnya dan fasilitas pendukung lain seperti pompa ban gratis,  lampu dan marka jalan khusus untuk sepeda bertebaran di mana-mana. 

Selain yang saya sebutkan di atas, sepeda keberadaannya juga sangat bisa diandalkan sebagai moda transportasi publik di Denmark. Jadi jika kita membuka googlemap untuk memperoleh rekomendasi rute terbaik moda transportasi menuju sebuah tujuan, Denmark adalah salah satu negara yang pilihan moda sepeda paling banyak diklik untuk diikuti sarannya. Saya pribadi baruk merasakan manfaat langsung button bergambar sepeda itu ketika mulai menetap di Denmark. Sebelumnya hampir tak pernah saya melirik saran2 rute yang ada di balik tombol yang kebetulan juga bukan berada di urutan teratas anjuran moda transportasi di laman depan hasil pencarian rute perjalanan applikasi tersebut.

Sepeda juga bisa merger dengan moda transportasi lain loh!

Karena telah mendeklarasikan dan menjadikan sepeda sebagai moda transportasi kelas utama selain transportasi umum bentuk lainnya -bukan lagi hanya sekedar untuk hobi, iseng atau alasan temporeri lainnya-, maka sepeda selalu masuk dalam pengembangan sistem transportasi publik Denmark. Mari kita lihat satu persatu sejauh pengamatan penulis. 

Sepeda dan bus.

Kita mulai dari moda transportasi bus, menurut website visitcopenhagen.dk, sepeda bahkan bisa masuk ke dalam bus dengan regulasi yang diatur ketat. Dalam penjelasan di web tersebut kita akan memperoleh informasi penting seperti nomor bus khusus yang menerima sepeda, berapa jumalah maksimal sepeda dalam satu bus, bahkan hingga regulasi teknis soal biaya, daftar prioritas berkenaan situasi dan kondisi kapan sepeda boleh baik bus dll. Kelengkapan regulasi ini menurut saya sudah menjadi pertanda yang cukup terang bagaimana pemerintah Denmark mengatur sistem transportasi yang terintegrasi dengan baik. Termasuk sepeda di dalamnya. 

Sepeda mendapatkan tempat (gerbong) khusus dalam Stog.

Stog adalah kereta antar kota, gampangnya stog berperan seperti kereta bogor jakarta jika mengambil kondisi indonesia sembagai perumpamaan. Dalam Stog sepeda memiliki gerbong khusus dengan sistem parkir yang simpel namun dapat diandalkan untuk mempertahakan sepeda agar tetap diam dengan stabil meski menerima efek langsung goyangan selama kereta bergerak. Semestinya hal2 demikian ya yang distudybandingkan negara kita kalo memang niat kunjungan kerja itu benar2 untuk mempelajari kemajuan negara lain dalam bidang2 tertentu yang kemudian dibawa pulang untuk diterapkan. Menurut saya agar tercapai tujuan studi perbandingan, Percayakan proses eksekusinya kepada mereka yang sudah mengamati dan merasakan kebaikan sistem yang dianggap baik itu secara langsung. Dengan demikian, proses studi banding akan efektif dan mengahsilkan.

Kembali tentang Stog dan sepeda. Nah untuk Stog pengguna sepeda memang benar2 dimanja. Sepeda yang masuk ke dalam Stog tidak dikenakan biaya. Jadi memungkinkan sekali jika orang tinggal di “Bekasi” namun kerja di “Jakarta” menggunakan sepeda, lagi jika perumpamaannya sistim jaringan kereta di Indonesia memiliki perkembangan seperti di Denmark. 

Sepeda dan Metro

Metro adalah kereta listri dalam kontak besar Copenhagen. Kereta tanpa awak ini juga mengizinkan dimasuki sepeda, berbayar dan dilarang ketika jam sibuk sedang berlangsung. 

Dalam tulisan ini, saya ingin memberikan gambaran bagaimana Denmark telah menjadikan sepeda sebagai salah satu moda transportasi aktif dan banyak diminati, salah satunya karena besarnya dukungan pemerintah terhadap jenis transportasi paling ramah lingkungan ini. Menurut saya,  jika sistem -yang pasti harus digagas dan dilindungi pemerintah dengan baik- jika sudah diterapkan dengan penuh tanggung jawab maka akan secara berkelanjutan menciptakan kondisi yang menguntungkan banyak pihak. Misalnya sebuah gedung baru atau kompleks bagungan selain wajib menyediakan taman terbuka yang cantik, juga akan selalu menyediakan parkir sepeda yang baik dan berkualitas. Alhasil, warga akan tetap menggunakan sepeda ketika ingin berkunjung ke lokasi baru tersebut karena merasa nyaman atas fasilitas yang disediakan padahal cuma soal parkir. 

Demikian, semoga bermanfaat. Mari rasakan nyamannya bersepeda di Great Copenhagen bersama para bikers yang terlihat terus penuh energi dan semangat ketika kaki sudah menempel di atas pedal meski sedang menuju kantor atau kampus untuk memulai hari di pagi hari. 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s